Kemenag dan BAZNAS Jawa Timur Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita Kesejahteraan Umat

Surabaya, 8 Oktober 2025 — Kementerian Agama turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung Asta Cita.” Kegiatan strategis ini diikuti oleh sekitar 300 peserta dari BAZNAS kabupaten dan kota se-Jawa Timur, berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (8/10) hingga Jumat (10/10) di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Rakorda diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moral lembaga zakat terhadap masyarakat.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dalam laporannya menegaskan pentingnya memperkuat kelembagaan BAZNAS agar mampu menjadi instrumen strategis dalam distribusi zakat yang tepat sasaran.

“Kita harus bersinergi dan bekerja penuh semangat untuk mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berintegritas,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengapresiasi tinggi pelaksanaan Rakorda ini sebagai bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola zakat di berbagai tingkatan.

“BAZNAS harus menjadi motor penggerak transformasi sosial-ekonomi umat dengan inovasi dan kerja nyata,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan apresiasi atas kiprah BAZNAS yang konsisten menggerakkan pemberdayaan mustahik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin BAZNAS akan semakin maju dan mampu menjawab tantangan pembangunan sosial secara inklusif,” ungkapnya.

Sebagai wujud konkret penguatan ekonomi umat, Rakorda ini juga menghadirkan launching Program Pemberdayaan Ekonomi hasil kolaborasi BAZNAS dengan Bank BPR Jatim, yang bertujuan mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih mandiri melalui akses permodalan yang terjangkau dan berkelanjutan.

Selain itu, turut diluncurkan AAZRI (Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia) Wilayah Jawa Timur, sebagai wadah peningkatan kapasitas dan profesionalisme amil zakat. Kehadiran AAZRI diharapkan menjadi katalisator dalam memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa kolaborasi, profesionalisme, dan inovasi menjadi kunci utama dalam memperkuat BAZNAS serta mewujudkan visi besar Asta Cita demi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dari Kabupaten Probolinggo, hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Yazid Zain, S.Ag., M.Pd.I, bersama pengurus BAZNAS dan Bagian Kesra Kabupaten Probolinggo. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan nyata terhadap upaya bersama memperkuat ekosistem zakat di Jawa Timur. (Yz/red).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMPUNG ZAKAT BERDAYA UMAT SEJAHTERA : Kolaborasi UPZ Kemenag, KUA dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo Bentuk Kampung Zakat di Desa Gili

Purna Tugas Penyuluh Agama Islam Fungsional: Penghormatan atas Dedikasi dan Pengabdian

EMPAT AKTA IKRAR WAKAF DITERBITKAN, EMPAT BIDANG TANAH SAH DIWAKAFKAN UNTUK MASJID BAITUR ROHMAH PUSPAN MARON