Purna Tugas Penyuluh Agama Islam Fungsional: Penghormatan atas Dedikasi dan Pengabdian


Kabupaten Probolinggo (ZAWA) — Suasana haru dan penuh makna menyelimuti acara purna tugas dua sosok teladan dalam dunia penyuluhan agama, yakni Bapak Yupno dan Ibu Azizah Badri, yang selama puluhan tahun telah mendedikasikan diri sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Acara yang diadakan pada Rabu, 6 Agustus 2025 di kediaman Ibu Azizah di Dusun Kresek Desa Sambirampak Lor Kecamatan Kotaanyar berlangsung hangat dalam balutan kekeluargaan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, para penyuluh aktif, serta tamu undangan istimewa. Di antaranya hadir Yazid Zain, mantan Penyuluh Agama Islam Fungsional  yang kini menjabat sebagai Penyelenggara Zakat & Wakaf (GARAZAWA) Kemenag Kabupaten Probolinggo, sebagai wujud solidaritas dan apresiasi kepada para senior yang telah menuntaskan masa bakti mereka.

Dalam sambutannya, Yazid Zain mewakili Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menyampaikan penghormatan yang tinggi atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh kedua tokoh ini.

"Pengabdian beliau berdua tidak hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi telah menjadi cahaya dalam membina umat. Semangat inklusivitas dan moderasi yang mereka tularkan menjadi teladan bagi kami semua.   Pak Yupno dan Bu Azizah adalah sosok yang telah banyak memberi warna dalam dunia penyuluhan agama di Probolinggo. Keteladanan mereka akan terus menjadi sumber inspirasi bagi para penyuluh generasi berikutnya.” ujarnya.

Sebagai penutup, dalam pernyataannya, Yazid Zain menyatakan : "Selamat memasuki masa purna tugas. Terima kasih telah menjadi suluh dalam gelap, menjadi teduh di kala panas, dan menjadi panutan dalam senyap."

Yupno dalam sambutannya menyatakan rasa syukur dan tetap bersemangat untuk terus membimbing umat .

“Saya merasa sangat bersyukur telah diberi kesempatan untuk berkiprah bersama insan-insan luar biasa di Kementerian Agama. Purna tugas bukanlah perpisahan, melainkan transisi untuk tetap berkarya dari ruang yang berbeda. Saya percaya, semangat membina umat akan terus menyala meski tak lagi terikat jabatan.”

Demikian juga Ibu Azizah Badri dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang telah diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama, doa, dan persaudaraan yang selama ini kita bangun bersama. Semoga nilai-nilai keikhlasan dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua dalam setiap langkah pengabdian.”


Nasir Hamimullah mewakili rekan Penyuluh Senior menegaskan keberadaan Yupno dan Azizah bagi dunia kepenyuluhan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

"Mereka bukan hanya kolega, tetapi juga guru dalam hal dedikasi dan komitmen. Semangat mereka tak pernah padam, bahkan di hari-hari terakhir masa tugas.”

Nasir menegaskan bahwa purna tugas adalah momen penghargaan atas perjalanan panjang yang penuh dedikasi, pengorbanan, dan cinta terhadap umat. Bapak Yupno dan Ibu Azizah telah menorehkan jejak yang tak hanya tercatat dalam dokumen formal, tetapi juga dalam hati masyarakat yang mereka dampingi. Semoga masa purna tugas ini menjadi fase baru yang penuh keberkahan, kebahagiaan, serta kesempatan untuk terus menginspirasi dalam bentuk yang berbeda. (YZ)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMPUNG ZAKAT BERDAYA UMAT SEJAHTERA : Kolaborasi UPZ Kemenag, KUA dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo Bentuk Kampung Zakat di Desa Gili

EMPAT AKTA IKRAR WAKAF DITERBITKAN, EMPAT BIDANG TANAH SAH DIWAKAFKAN UNTUK MASJID BAITUR ROHMAH PUSPAN MARON