BANTU KRISIS AIR BERSIH, KEMENAG DISTRIBUSIKAN 1000 DUS AIR MINERAL KE PULAU GILI KETAPANG

 


Rabu, 4 Desember 2024 -- Akibat tersangkut jangkar kapal, pipa air minum PDAM yang merupakan satu-satunya sumber air bersih di Pulau Gili Ketapang terputus. Sampai berita ini ditulis pipa tersebut masih dalam proses perbaikan. Tentu saja kondisi ini mengakibatkan pulau yang berpenduduk 1500 ribu orang ini mengalami kekurangan suplai air bersih. Perlu diketahui bahwa Pulau Gili sebagian penduduknya sangat mengandalkan pipa PDAM untuk memenuhi keperluan air minum. Sedangkan kekurangan lainnya disuplai dari air hujan yang ditampung di bak penampungan yang disediakan oleh warga.

Menyikapi hal tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo mendistribusikan sedikitnya 1.000 dus air mineral kemasan gelas, untuk meringankan beban warga terdampak krisis air.

Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Samsur, mengatakan pihaknya bersama seluruh jajarannya meliputi Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Dharma Wanita Persatuan (DWP), Seksi Bimas Islam, Seksi Pendidikan Madrasah, Seksi PD Pontren dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf bersama-sama secara sukarela menggalang dan mengumpulkan air mineral kemasan.

Pada gelombang pertama ini, Kemenag Probolinggo mendistribusikan sebanyak 360 dus air mineral kemasan. Ratusan dus air minum itu dikirim ke pulau Gili Ketapang menggunakan 1 unit perahu.

“Ini bagian dari bakti sosial Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, untuk berbagi air mineral terhadap warga Gili yang sedang diuji musibah kekurangan air. Saat ini dikirim 360 dus untuk 11 lembaga pendidikan (Islam) baik formal maupun informal,” ungkapnya, Rabu siang (4/12/2024).

Nantinya, sambung Samsur, akan terus didistribusikan setidaknya sampai 1.000 dus air mineral, dengan periode pengiriman berbeda.

Salah seorang perwakilan pemilik yayasan pendidikan Islam di pulau Gili Ketapang, Munip, menyambut baik distribusi air mineral untuk lembaga-lembaga pendidikan madrasah dan diniyah.

“Kami sangat berterima kasih telah diperhatikan saat sedang kekurangan air di sini. Kiriman air mineral dari Kemenag ini sangat membantu baik bagi guru, santri dan wali santri,” terangnya.

Warga masyarakat yang terdiri dari santri/wali santri serta penduduk yang sengaja diundang oleh panitia dengan antusias dan  mengantri mengambil duz berisi air mineral dengan wajah gembira.

Diberitakan sebelumnya, pipa PDAM bawah laut untuk suplai ke pulau Gili Ketapang, putus akibat terseret jangkar kapal hingga menyebabkan pasokan air PDAM ke pulau tersebut terputus.

Proses perbaikan yang membutuhkan waktu hingga berhari-hari, membuat pasokan air minum ke pulau Gili Ketapang berkurang. Warga pun bergantung dari distribusi oleh berbagai pihak selama 2 pekan terakhir. (YZ)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMPUNG ZAKAT BERDAYA UMAT SEJAHTERA : Kolaborasi UPZ Kemenag, KUA dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo Bentuk Kampung Zakat di Desa Gili

Purna Tugas Penyuluh Agama Islam Fungsional: Penghormatan atas Dedikasi dan Pengabdian

EMPAT AKTA IKRAR WAKAF DITERBITKAN, EMPAT BIDANG TANAH SAH DIWAKAFKAN UNTUK MASJID BAITUR ROHMAH PUSPAN MARON